Dampingi Kunker Ketua DPR RI, Wali Kota Cirebon: Negara Harus Mencintai Rakyatnya

CIREBON – Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., menyambut dan mendampingi Ketua DPR RI, Dr. (HC). Puan Maharani dalam kunjungan kerja (kunker) ke Kota Cirebon, Senin (4/7/2022).

Azis menyambut kedatangan Puan Maharani beserta rombongan di Stasiun Kejaksan. Selanjutnya, ia mendampingi Puan Maharani saat berdialog dengan para nelayan dan masyarakat, di Cangkol, Kecamatan Lemahwungkuk.

“Bagi masyarakat Kota Cirebon, kehadiran Ibu Puan Maharani adalah sebuah berkah, sebuah anugerah, karena Kota Cirebon dan sekitarnya kembali dikunjungi untuk kemudian akan didengar apa yang menjadi harapannya,” ungkap Azis dalam sambutannya.

Dampingi Kunker Ketua DPR RI, Wali Kota Cirebon: Negara Harus Mencintai Rakyatnya

Azis menambahkan, Pemerintah Daerah Kota Cirebon berterimakasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Puan Maharani beserta rombongan, yang menurut Azis, selalu memperhatikan masyarakat kecil.

“Semoga apa yang Ibu Puan Maharani lakukan dan perjuangkan ini bagian dari ibadah ibu,” ujarnya.

Azis lantas menyinggung terkait adagium; apa yang sudah rakyat berikan kepada negara? Menurutnya, adagium atau persepsi itu perlu disempurnakan dengan melihat dari perspektif sebaliknya.

“Apa yang rakyat berikan kepada negara? Saya sampaikan di acara ini, masyarakat Indonesia dari sebelum kemerdekaan sampai saat ini mengisi kemerdekaan, selalu mencintai negaranya. Dan tidak akan pernah luntur cinta rakyat kepada negaranya,” tuturnya.

Dampingi Kunker Ketua DPR RI, Wali Kota Cirebon: Negara Harus Mencintai Rakyatnya

Menurut Azis, perlu juga penyelenggara pemerintahan memiliki perspektif bahwa negara harus juga mencintai rakyatnya. Ia menilai, kunjungan Puan Maharani beserta jajaran menunjukkan bahwa negara mencintai rakyatnya.

“Sangat luar biasa. Sekali lagi, negara harus juga mencintai rakyatnya. Dan hal ini telah ditunjukkan oleh pemerintah. Ini yang membuat kami terharu dan bahagia menjadi bagian dari pemerintahan ini,” terangnya.

Azis berharap, kedatangan Puan Maharani dapat membawa kemaslahatan bagi masyarakat Kota Cirebon, kususnya para nelayan. Hal ini perlu disyukuri, sambung Azis, diantaranya dengan mendoakan agar Puan Maharani senantiasa diberi kesehatan dan semangat untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.

Dampingi Kunker Ketua DPR RI, Wali Kota Cirebon: Negara Harus Mencintai Rakyatnya

“Jangan lupa kita doakan, agar apa yang menjadi harapan Ibu Puan Maharani, hajat Ibu Puan Maharani, dikabulkan Allah SWT,” katanya.

Sementara itu, dalam kunjungannya, Puan Maharani berdialog dengan nelayan dan masyarakat di Cangkol. Ia mendapatkan sejumlah aspirasi dari nelayan maupun masyarakat umum. Seperti, perlunya jembatan untuk sandaran perahu nelayan, asuransi bagi nelayan, hingga terkait kesejahteraan nelayan.

Hadir bersama Puan Maharani sejumlah anggota DPR RI dan pejabat dari kementerian terkait. Sebelum bertemu dengan nelayan dan masyarakat di Cangkol, Puan Maharani juga menyempatkan diri untuk menyantap Nasi Jamblang di Kota Cirebon.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Jaka Rara 2022, Wakil Wali Kota: Jadilah Teladan Bagi Generasi Muda

CIREBON – Event kreatif pemilihan Jaka Rara Kota Cirebon 2022 telah usai. Muhammad Farel Maulana dan Qinthara Riella Cessiona terpilih sebagai Jaka Rara utama Kota Cirebon tahun 2022.

Pengumuman terpilihnya Jaka Rara asal Kelurahan Panjunan dan Kasepuhan itu berlangsung dalam Grand Final Jaka Rara 2022, di Hotel Luxton Kota Cirebon, Sabtu (2/7/2022) malam.

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati yang hadir dalam Grand Final Jaka Rara 2022 mengatakan, Jaka Rara merupakan teladan bagi generasi muda. Sebab, mereka memiliki visi, perhatian, dan kesediaan untuk  berkontribusi bagi pembangunan di Kota Cirebon.

Jaka Rara 2022, Wakil Wali Kota: Jadilah Teladan Bagi Generasi Muda

“Mereka teladan bagi generasi muda. Tentu Jaka Rara punya motivasi tinggi untuk berperan aktif di masyarakat, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan di Kota Cirebon,” kata Eti. 

Eti menambahkan, Pemda Kota Cirebon berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas masyarakat, hingga pelestarian sekaligus promosi kebudayaan dan pariwisata. Hal ini sejalan dengan visi Pemda Kota Cirebon. 

“Kegiatan Jaka Rara merupakan bagian dari visi misi Kota Cirebon, terkait pengembangan potensi kebudayaan dan pariwisata,” katanya.

Jaka Rara 2022, Wakil Wali Kota: Jadilah Teladan Bagi Generasi MudaEti berharap, Jaka Rara 2022 tidak hanya sebagai duta dalam mempromosikan kebudayaan dan pariwisata. Lebih dari itu, juga berkontribusi sebagai duta Pemda Kota Cirebon dalam menginformasikan berbagai  program dan potensi dari Kota Cirebon.

“Kami berharap Jaka Rara menjadi penyambung pesan bagi Pemda Kota Cirebon. Dalam hal ini ini melalui Disbudpar untuk melestarikan kebudayaan dan mempromosikan pariwisata,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, S.Sos., mengatakan, penilaian Jaka Rara berdasarkan brain, beauty, behavior. Selain itu, Jaka Rara dituntut untuk memiliki kreativitas, tanggung jawab, kepribadian yang baik dan leadership.

Jaka Rara 2022, Wakil Wali Kota: Jadilah Teladan Bagi Generasi Muda

“Penilaian dewan juri tersebut dilakukan sejak tahap wawancara umum, pengabdian masyarakat di kelurahan, psikotes, deep interview, kelas karantina, hingga menjawab pertanyaan dewan juri di malam grand final,” jelas Agus.

Setelah terpilih, lanjut Agus, para Jaka Rara wajib mengimplementasikan pengetahuan dan kemampuannya di tengah masyarakat dan berkontribusi untuk kemajuan Kota Cirebon.

“Mereka harus mulai mengevaluasi diri, kemudian mengimplementasikan ilmu yang telah didapat selama karantina,” katanya.

Jaka Rara 2022, Wakil Wali Kota: Jadilah Teladan Bagi Generasi Muda

Pihaknya memberikan kesempatan kepada Pemda Kota Cirebon untuk melibatkan Jaka Rara dalam menyosialisasikan program ke masyarakat. Dengan harapan program bisa tepat sasaran dan mudah dipahami. 

“Kami berikan kesempatan kepada perangkat daerah untuk melibatkan Jaka Rara. Mereka bisa menjadi duta lingkungan, duta sosial atau yang lainnya,” tutur Agus.

Ke depan, lanjut Agus, Jaka Rara akan dilibatkan dalam even-even skala lokal dan nasional. Mereka akan mempromosikan pariwisata sekaligus program Pemda Kota Cirebon. 

“Kami akan susun rencana jangka pendek, menengah dan panjang. Untuk jangka pendek kami akan mempersiapkan keikutsertaan dalam Mojang Jajaka Jawa Barat,” terangnya.

Jaka Rara 2022, Wakil Wali Kota: Jadilah Teladan Bagi Generasi Muda

Selain Jaka Rara utama, ada sembilan kategori lainnya. Berikut nama-nama Jaka Rara Kota Cirebon tahun 2022 berdasarkan kategori:

Pemenang Jaka Rara Utama Kota Cirebon 2022
– Muhammad Farel Maulana
– Qinthara Riella Cessiona

Pemenang Jaka Rara Madya Kota Cirebon 2022
– Hendry Sahudi
– Putri Amalia

Pemenang Jaka Rara Muda Kota Cirebon 2022
– Muhammad Ramdan
– Siti Sarah Balqis Apriliani 

Pemenang Jaka Rara Budaya Kota Cirebon 2022,
– Fiyan Tri Apriyanto
– Ratu Stevanny Herlianingrat

Pemenang Jaka Rara Tresna Kota Cirebon 2022,
– Hendry Sahudi
– Restiani Putri

Pemenang Jaka Rara Tangguh Kota Cirebon 2022,
– Fiqri Rinandi Atori
– Estriana Arifah Mahfud

Pemenang Jaka Rara Mumpuni Kota Cirebon 2022,
– Varrel Brilian Putra Perkasa
– Sheila Nur Alfiya

Pemenang Jaka Rara Prigel Kota Cirebon 2022,
– Hendry Sahudi
– Qinthara Riella Cessiona

Pemenang Jaka Rara Ngawula Ikhlas 2022,
– Putri Amalia
– Naufal Adrian Syah

Pemenang Jaka Rara Sing Linuwih Kota Cirebon 2022,
– Rio Valentino
– Maharani

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Kota Cirebon Juara I dalam Pameran Investasi di Blitar

CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon meraih juara pertama dalam agenda pameran investasi yang bertajuk Blitar Jadoel Tata Tentrem Kerto Raharjo Wujudaken Blitar Keren.

Pameran yang diselenggarakan pada 17-21 Juni itu berlokasi di Alun-alun Kota Blitar, Jawa Timur. Pembukaan acara dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon, Drs. Sosroharsono S. mengatakan, pada pameran itu tidak hanya instansi pemerintahan yang menampilkan potensi dan kondisi investasi, melainkan juga para pelaku usaha.

Kota Cirebon Juara I dalam Pameran Investasi di Blitar

“Pada pameran ini kita menampilkan potensi Kota Cirebon di sektor investasi, pariwisata, kuliner hingga potensi pertumbuhan ekonomi di sektor barang dan jasa secara visual,” ungkap Sosro, Kamis (30/6/2022), di Hotel Zamrud Kota Cirebon.

Sosro juga mengakui, pameran yang berlangsung selama lima hari itu tidak hanya memamerkan potensi investasi, tetapi ada diskusi terkait pertumbuhan ekonomi dan investasi pascapandemi Covid-19.

“Ada diskusi juga selama di sana. Terutama dalam pengembangan perekonomian daerah pascapandemi Covid-19,” jelas Sosro.

Kota Cirebon Juara I dalam Pameran Investasi di BlitarSelama mengikuti pameran, pihaknya bersyukur karena stand milik Pemda Kota Cirebon diserbu banyak pengunjung. “Banyak sekali yang ingin tahu, bahkan batik UMKM yang kita bawa ludes habis terjual,” katanya.

Melihat antusiasme pengunjung yang membludak, menurut Sosro, menjadi semangat Pemda Kota Cirebon untuk lebih meningkatkan nilai investasi di Kota Cirebon.

Kota Cirebon Juara I dalam Pameran Investasi di Blitar

“Pada saat di lokasi pameran, kami juga bertemu perwakilan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua yang memiliki ketertarikan terhadap batik Cirebon,” tuturnya.

Dengan kondisi itu, Sosro berharap program peningkatan investasi di Kota Cirebon terus mengalami peningkatan. “Tidak hanya barang dan jasa, tetapi pariwisata serta kuliner juga harus terus tumbuh,” katanya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

 

 

DPMPTSP Sosialisasi dan Beri Bimtek LKPM kepada Pelaku Usaha

CIREBON – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon menyosialisasikan implementasi pengawasan perizinan berbasis risiko atau laporan kegiatan penanaman modal (LKPM), Selasa (28/6/2022), di Hotel Zamrud Kota Cirebon.

Membuka kegiatan ini, Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati mengatakan, sosialisasi ini merupakan amanat dari pemerintah pusat. Sebab banyak sistem perizinan yang mengalami perubahan atau penyesuaian.

“Tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah sangat beragam dan kompleks, terutama dalam memberikan pelayanan prima. Termasuk persoalan LKPM secara berkala yang diwajibkan pada pelaku usaha,” ungkap Eti.

DPMPTSP Sosialisasi dan Beri Bimtek LKPM kepada Pelaku Usaha

Eti mengakui, bahwa ada fasilitas yang menjadi kekurangan bagi pemerintah daerah, namun melalui sinergitas antara pemerintah dan pelaku usaha juga sangat penting.

“Kontribusi pelaku usaha di tengah perekonomian global dan nasional memang sempat tidak stabil. Namun pertumbuhan pelaku usaha mengiringi kemajuan suatu daerah,” katanya.

Pihaknya berharap, melalui kegiatan yang strategis ini, pemerintah dan pelaku usaha bisa menyamakan persepsi dalam hal pelaporan LKPM.

DPMPTSP Sosialisasi dan Beri Bimtek LKPM kepada Pelaku Usaha“Semoga kegiatan ini bisa diikuti secara serius dan tanggung jawab. Sehingga bisa mengimplementasikan hasil bimtek guna mewujudkan kualitas investasi daerah dan tata laksana perizinan yang baik,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kota Cirebon, Drs. Sosro Harsono menjelaskan, penyampaian LKPM ini wajib dilakukan oleh pelaku usaha. Apabila tidak menyampaikan ke pemerintah, maka akan mendapat teguran dari pemerintah pusat.

“Bagi UMKM kecil penyampaian LKPM hanya dua kali dalam setahun. Sedangkan pengusaha besar,  penyampaian LKPM wajib dilakukan sebanyak empat kali. Jika tidak dilakukan maka akan ditegur,” tuturnya.

DPMPTSP Sosialisasi dan Beri Bimtek LKPM kepada Pelaku Usaha

Sosro juga mengungkapkan, manfaat bimtek LKPM ini untuk mengetahui perkembangan jumlah investasi di Kota Cirebon. Selama ini, pelaku usaha menyampaikan laporan menggunakan biro jasa.

“Makanya kami berikan pemahaman terkait tata laksana LKPM. Apabila setelah berjalan masih ada yang belum paham, maka kami akan bimbing kembali,” katanya.

Sebagai informasi, pelaku usaha yang diundang dalam bimtek LKPM ini sebanyak 110 orang. Bimtek dilakukan selama tiga hari, dengan materi pada hari pertama sosialisasi aturan dan tata laksana. “Sedangkan dua hari untuk bimbingan teknisnya,” katanya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Manfaatkan Lahan Tidur untuk Lebih Produktif

CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Argasunya panen jagung perdana di RW 04 Surapandan, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Jumat (24/6/2022). 

Panen perdana ini merupakan pilot project Gapoktan dalam memanfaatkan lahan tidur menjadi lebih produktif. Dalam hal ini di atas lahan seluas 30 meter.

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati menilai, percontohan pemanfaatan lahan tidur yang dilakukan oleh Gapoktan berhasil. Karena hanya 50 hari tanam jagung sudah bisa panen dan hasilnya baik.

Manfaatkan Lahan Tidur untuk Lebih Produktif

“Artinya, pilot project Gapoktan yang dikembangkan berhasil. Terlebih jagung yang tumbuh hasilnya sangat bagus,” kata Eti usai menghadiri kegiatan tersebut. 

Eti mendorong Gapoktan mengembangkan cocok tanam lainya seperti singkong dan padi. Sebab teknik yang dilakukan sangat menghemat biaya produksi, kemudian pengelolaan bisa dilakukan bersama-sama. 

“Kami sudah sampaikan, ke depan diupayakan Gapoktan agar bisa menanam selain jagung, misalnya padi dan singkong,” katanya.

Manfaatkan Lahan Tidur untuk Lebih ProduktifSelain itu, Eti menyarankan, agar limbah jagung bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak. Upaya ini, untuk mengurangi sampah pertanian. Sehingga tidak ada limbah yang terbuang.

“Daun dan batang jagung pascapanen masih bisa dimanfaatkan atau bisa diolah kembali menjadi pakan ternak,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Gapoktan Kelurahan Argasunya, Rulianto, S.STP., mengatakan, metode tanam jagung sampai panen ini menggunakan konsep kembali ke alam.

Manfaatkan Lahan Tidur untuk Lebih Produktif

“Kami gunakan pupuk alami, bukan kimia. Sehingga biaya produksi yang dipakai sangat hemat,” jelasnya.

Rencananya, sambung Ruli, metode ini akan disosialisasikan kepada anggota Gapoktan. Selain itu metode penggunaan pupuk alami akan diterapkan saat menanam padi dan singkong. 

“Kami berharap metode kembali ke alam bisa menjadi ikon baru sebagai wujud ketahanan pangan berbasis masyarakat,” katanya.

Pihaknya berterimakasih kepada Pemda Kota Cirebon yang turut memberikan perhatian. “Kita pastikan agar metode ini bisa dilakukan oleh semua anggota Gapoktan,” katanya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Pemda Kota Cirebon Raih Merdeka Award Kategori Inovasi Digital

CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon meraih penghargaan dengan kategori inovasi digital dalam Merdeka Award yang diselenggarakan oleh media massa Merdeka.com.

Penghargaan diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, AP., Kamis (23/6/2022) malam, di gedung Paviliun Provinsi Smesco-Nareswara Hall Jakarta.

Pemda Kota Cirebon Raih Merdeka Award Kategori Inovasi Digital

“Penghargaan ini diberikan karena Pemda Kota Cirebon karena memiliki beberapa program digital, misalnya 112 Cirebon Siaga, Cirebon Satu Data, Cirebon Wistakon hingga berkolaborasi dengan media massa,” ungkap Ma’ruf.

Ma’ruf berharap, dengan penghargaan ini bisa menambah semangat Pemda Kota Cirebon untuk terus berinovasi. “Penghargaan ini bagian dari apresiasi yang telah dicapai pemerintah daerah dan jangan berhenti untuk berinovasi,” ujarnya.

Pemda Kota Cirebon Raih Merdeka Award Kategori Inovasi Digital

Usai meraih penghargaan ini, kata Maruf, pihaknya berencana akan menyelenggarakan focus group discussion (FGD). Kegiatan itu sebagai review master plan atas program smart city.

“Melalui FGD nanti, kita undang elemen masyarakat, perguruan tinggi, komunitas dan stakeholder lainnya. Tujuannya menyerap masukan dan saran yang dibutuhkan dalam pengembangan program smart city,” tuturnya.

Pemda Kota Cirebon Raih Merdeka Award Kategori Inovasi Digital

Kemudian dalam FGD tersebut, tambah Maruf, termasuk akan mengevaluasi program digital yang sudah ada agar bisa menyesuaikan dengan kondisi terkini.

“Pada saat kasus Covid-19 yang lalu, beberapa program smart city juga tertunda. Makanya program digital perlu menyesuaikan pascapandemi agar lebih dinamis,” katanya.

Pemda Kota Cirebon Raih Merdeka Award Kategori Inovasi Digital

Pihaknya berharap, upaya Pemda Kota Cirebon untuk mengelola sumber daya secara efektif, efisien, terintegrasi dan berkelanjutan ini bisa berjalan lancar.

“Apabila seluruh program Pemda Kota Cirebon sudah terkelola dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat juga bisa lebih meningkat,” katanya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Pemda Kota Cirebon Raih Penghargaan Kategori Inovasi Terbaik dari DJP Jabar II

CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon meraih penghargaan dengan kategori inovasi terbaik dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat II.

Penghargaan diterima oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset  Daerah (BKAD) Kota Cirebon, Syaroni, ATD., M.T., di Resinda Hotel Karawang.

Syaroni mengatakan, raihan penghargaan ini merupakan hasil program Pemda Kota Cirebon pada tahun sebelumnya, yang dinilai memiliki kontribusi terkait peningkatan penerimaan negara pada sektor pajak.

Pemda Kota Cirebon Raih Penghargaan Kategori Inovasi Terbaik dari DJP Jabar II

“Program yang dilakukan sebelumnya adalah membuat taman pajak yang bertujuan untuk sosialisasi dan edukasi perihal perpajakan,” katanya.

Selain itu, kata Syaroni, ada program layanan transaksi digital antara konsumen dengan UMKM. Hal itu dinilai sebagai inovasi untuk berkontribusi meningkatkan pajak atas kerjasama Pemda Kota Cirebon dan KPP Pratama I Cirebon.

Pemda Kota Cirebon Raih Penghargaan Kategori Inovasi Terbaik dari DJP Jabar II

“Program ini berjalan pada 2021 lalu dan saat masa pandemi Covid-19. Ini sebagai inovasi pemda untuk meningkatkan pajak pada masa itu,” ungkapnya.

Program digitalisasi pajak, Syaroni mengaku, sudah ada sektor pajak yang sudah berjalan, misalnya BPHTB. Ia berencana agar sektor pajak yang lain juga bisa dilakukan digitalisasi.

“Digitalisasi ini sebagai upaya optimalisasi pajak. Kita ingin sektor pajak restoran, air tanah, hiburan dan sektor lain seperti retribusi bisa secara digital dalam hal penerimaannya,” jelasnya.

Dengan raihan penghargaan ini, lanjut Syaroni, menjadi motivasi dan semangat untuk meningkatkan penerimaan negara pada sektor pajak. Karena pendapatan pajak juga sangat strategis untuk pembangunan daerah.

“Sektor pajak ini strategis dan perlu ditingkatkan kembali, karena untuk pembangunan daerah atau tingkat pusat,” ungkap Syaroni.

Pihaknya juga menilai, bahwa inovasi hanya sebagai instrumen untuk optimalisasi pajak. “Kuncinya yang penting adalah pajak untuk pembangunan program pengembangan masyarakat,” katanya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Polres Cirebon Kota Bangun Satpas Prototype, Wakil Wali Kota: Semakin Memudahkan Pelayanan

CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengapresiasi pembangunan gedung Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Prototype Polres Cirebon Kota di Jalan Administrasi, Taman Ade Irma Suryani (TAIS), Kecamatan Lemahwungkuk.

“Semoga pembangunannya cepat rampung dan dampaknya bisa dirasakan masyarakat Kota Cirebon,” kata Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Satpas Prototype Polres Cirebon Kota.

Polres Cirebon Kota Bangun Satpas Prototype, Wakil Wali Kota: Semakin Memudahkan Pelayanan

Menurut Eti, dengan hadirnya Satpas Protype Polres Cirebon Kota nantinya akan semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses pelayanan publik, dalam hal ini pelayanan pembuatan SIM.

“Lokasi gedungnya sangat strategis dan sistem yang digunakan juga sudah elektronik. Tentu ini akan semakin memudahkan pelayanan terhadap masyarakat Kota Cirebon,” tuturnya.

Polres Cirebon Kota Bangun Satpas Prototype, Wakil Wali Kota: Semakin Memudahkan PelayananDi sisi lain, adanya pelayanan SIM di Satpas Prototype Polres Cirebon Kota juga akan berimplikasi pada pertumbuhan perekonomian di lingkungan tersebut.

“Akan banyak orang yang datang ke sini. Sehingga bisa menjadi potensi berjalannya roda perekonomian, misalnya warung-warung di sekitarnya,” kata Eti.

Sementara itu, Kapolres Cirebon Kota AKBP Fahri Siregar, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan Satpas SIM biasa dikenal masyarakat adalah kantor SIM. Disebut prototype karena spesifikasi teknisnya sudah sesuai dengan yang ditentukan.

Polres Cirebon Kota Bangun Satpas Prototype, Wakil Wali Kota: Semakin Memudahkan Pelayanan

“Satpas Prototype ini akan memiliki media-media, seperti pengujian SIM praktik secara elektronik atau e-drive,” kata Fahri.

Fahri menambahkan, Satpas ini dibangun di atas lahan seluas 4.000 meter persegi. Dilengkapi dengan lapangan praktik dan bangunan gedung yang sudah protoype.

“Sehingga diharapkan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan SIM yang lebih baik, transparan dan akuntabel karena dilakukan secara elektronik,” harapnya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Pemda dan Kejari Kota Cirebon Launching JSS

CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon launching program Jaksa Sahabat Sekolah (JSS). Program tersebut guna memperkenalkan hukum sejak dini kepada peserta didik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat menghadiri Launching Jaksa Sahabat Sekolah (JSS) di Sekolah Pelita Bangsa, Jalan Terusan Cipto, Selasa (14/6/2022), menjelaskan jaksa masuk sekolah sebenarnya merupakan program dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Pemda dan Kejari Kota Cirebon Launching JSS

Program ini kemudian diterapkan di Kota Cirebon dalam bentuk Jaksa Sahabat Sekolah (JSS) yang merupakan kolaborasi antara Pemda dan Kejari Kota Cirebon.

“Program ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melakukan pembinaan hukum sejak dini di lingkungan sekolah,” tutur Agus. 

Sasarannya seluruh civitas akademik di lingkungan sekolah. Mulai dari peserta didik, guru, kepala sekolah, orangtua peserta didik dan komite sekolah.

Pemda dan Kejari Kota Cirebon Launching JSS

Dengan memberikan pemahaman mengenai hukum sejak dini diharapkan peserta didik di Kota Cirebon terhindar dan tidak melakukan pelanggaran hukum.

Adapun penyuluhan dalam program JSS ini meliputi pencegahan narkoba dan NAPZA, perdagangan anak (trafficking), pencegahan bullying dan kenakalan remaja.

Pemda dan Kejari Kota Cirebon Launching JSS

Selanjutnya, Agus meminta seluruh civitas akademika di sekolah untuk turut serta dan menyukseskan program JSS ini. “Saya harap semua bisa mendukung program ini dengan optimal untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Cirebon,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Cirebon, Umaryadi, SH., M.H., menjelaskan, launching JSS ini bertujuan agar Kejaksaan menjadi lebih dekat dan dikenal oleh sekolah.

Pemda dan Kejari Kota Cirebon Launching JSS

“Kami berupaya memberikan pemahaman dan pengertian terkait hukum secara umum,” kata Umaryadi. Sehingga seluruh civitas akademika di sekolah dapat  terhindar dari pelanggaran hukum.

Pada kesempatan itu, Umaryadi juga menegaskan bahwa salah satu tugas Kejaksaan yaitu memberikan pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan analisis dan tindakan terkait hukum.

Untuk itu Umaryadi meminta mereka tidak sungkan untuk datang ke kantor Kejaksaan Negeri Kota Cirebon untuk melakukan konsultasi hukum. “Bisa juga melalui media sosial kami,” katanya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

 

Maksimalkan Ruang Terbuka untuk Pertunjukan Seni dan Budaya Cirebon

CIREBON – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon rutin menyelenggarakan malam pertunjukkan yang diberi nama ‘Malam Mingguan ning Bale Kota’.

Namun kegiatan yang sudah berjalan selama empat pekan tersebut, kali ini berkolaborasi dengan DPRD Kota Cirebon yang memiliki program rutin one day with citizen (ODWC).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan di halaman gedung DPRD Kota Cirebon tersebut, menampilkan pertunjukan seni musik tradisional yakni tarling.

Maksimalkan Ruang Terbuka untuk Pertunjukan Seni dan Budaya Cirebon

Selain pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon, hadir sejumlah tokoh masyarakat, pelaku seni dan budaya hingga kalangan milenial, Sabtu (11/6/2022) malam.

Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya, S.Sos menjelaskan, kegiatan ini menjadi sebuah ruang apresiasi untuk pelaku seni dan budaya Cirebon. Sebab, selama pandemi Covid-19 tidak memiliki ruang pertunjukan.

“Kami bersyukur saat ini bisa memberikan kesempatan di ruang publik bagi pelaku seni dan budaya Cirebon. Kita buka di ruang publik dan ternyata antusiasme masyarakat sangat tinggi,” kata Agus.

Maksimalkan Ruang Terbuka untuk Pertunjukan Seni dan Budaya CirebonAgus juga mengatakan, kegiatan ini akan rutin, bahkan rencananya akan membuka ruang pertunjukan baru untuk setiap malam dan di tiap kecamatan ada. Sekaligus menampilkan kreativitas warga setempat.

“Keterlibatan pelaku seni dan budaya tidak hanya sebatas pertunjukan pada malam hari. Tetapi mereka akan dilibatkan di setiap even pemerintahan,” tuturnya.

Pada kegiatan ini, pihaknya mengaku tidak hanya didukung oleh DPRD Kota Cirebon, tetapi juga sejumlah perangkat daerah lainnya.

Maksimalkan Ruang Terbuka untuk Pertunjukan Seni dan Budaya Cirebon

“Pada kesempatan ini juga, kita melibatkan pelaku ekonomi kreatif atau UMKM. Langkah ini sebagai upaya untuk memberdayakan serta sebagai upaya pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19,” katanya. 

Agus mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama sejumlah komunitas anak muda yang turut serta. “Kami apresiasi semangat para anak muda yang ikut serta melestarikan seni dan budaya daerah,” katanya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/