Sekda Minta Semua Pihak Terlibat dalam Kampanye CBP Rupiah

CIREBON – Kampanye Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah merupakan wujud komitmen kecintaan terhadap simbol kedaulatan negara.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., saat menghadiri Launching Edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah Goes to School di kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Bank Indonesia (BI).

“Selama ini kita masih menganggap bahwa uang yang kita miliki hari ini akan berpindah tangan saat melakukan transaksi ekonomi,” tutur Agus, yang kedatangannya mewakil Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H.

Sekda Minta Semua Pihak Terlibat dalam Kampanye CBP Rupiah

Dengan alasan uang itu nanti juga akan dipegang orang lain, seringkali membuat orang lupa untuk menjaga dan merawat uang rupiah yang dimiliki. Padahal, setiap warga negara memiliki kewajiban untuk merawat kondisi uang yang mereka pegang.

Hal ini sesuai dengan amanat pasal 25 UU No 7 tahun 2011 tentang Mata Uang yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang merusak, memotong, menghancurkan dan/atau mengubah rupiah dengan maksud merendahhkan kehormatan rupiah sebagai simbol kedaultan negara.

Dijelaskan Agus, beberapa tahun lalu edukasi dalam bentuk kampanye 3D (dilihat, diraba dan diterawang) untuk memastikan keaslian rupiah kertas yang dilanjutkan dengan edukasi 5J yaitu jangan dilipat, jangan diremas, jangan distaples, jangan dicoret dan jangan dibasahi.

Sekda Minta Semua Pihak Terlibat dalam Kampanye CBP Rupiah“Hari ini, kita kembali memperbaharui wujud komitmen kecintaan pada simbol kedaulatan negara melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham (CBP) rupiah,” kata Agus.

Cinta rupiah diwujudkan dengan mengenali, merawat dan menjaga rupiah yang dimiliki.  Bangga rupiah, sambung Agus, dimanifestasikan dalam berbagai praktik transaksi jual beli yang dilakukan. Sedangkan paham rupiah diwujudkan melalui pengelolaan yang bijak ketika bertransaksi dan berbelanja, berhemat hingga berinvestasi.

“Saya berpesan agar seluruh peserta dapat bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini. Sebagai bentuk komitmen untuk terlibat aktif dalam kampanye CBP Rupiah yang sedang digelorakan oleh Bank Indonesia,” katanya.

Pada kesempatan itu, atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon, Agus juga memberikan apresiasi tinggi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon dan seluruh pihak terkait yang telah bersinergi hingga terwujudnya kegiatan ini.

“Besar harapan saya, kegiatan hari ini dapat memberikan edukasi kepada anak-anak usia sekolah untuk menggelorakan gerakan cinta,bangga dan paham rupiah,” harapnya.

Sekda Minta Semua Pihak Terlibat dalam Kampanye CBP Rupiah

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Cirebon, Hestu Wibowo menjelaskan rupiah merupakan simbol kedaulatan negara. “Rupiah merupakan satu-satunya pembayaran yang sah di NKRI,” kata Hestu.

Untuk itu, merupakan kewajiban semua pihak untuk menggunakan rupiah di setiap transaksi baik yang dilakukan secara tunai maupun non tunai.

Sekda Minta Semua Pihak Terlibat dalam Kampanye CBP Rupiah

Selama ini, lanjut Hestu, masyarakat memandang uang hanya sebagai instrumen untuk melakukan transaksi. “Belum mencintai dan merawat uang rupiah secara utuh,” tuturnya.

Padahal setiap tahun, Bank Indonesia mengeluarkan dana yang besar untuk mencetak uang. Untuk itu, melalui kampanye CBP Rupiah, Hestu berharap dapat meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, untuk merawat dan mencintai uang rupiah yang dimiliki.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Kepada Semua yang Telah Ngobeng di Hari Jadi ke-653 Cirebon, Terima Kasih!

CIREBON – Puncak peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon tersaji dalam Pagelaran Puncak Tandange Wong Cirebon Ngalap Berkah “Sang Cipta Rasa”, di Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan.

“Sebuah pagelaran yang sekaligus menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-653 Cirebon,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sambutannya.

Oleh sebab itu, Azis menambahkan, pihaknya bersyukur kepada Allah SWT, seraya menyampaikan terima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Forkopimda Kota Cirebon, seluruh perangkat daerah, sponsor, serta seluruh peserta kegiatan.

“Dan tentu saja kepada masyarakat Kota Cirebon yang telah terlibat aktif, yang telah ngobeng, dalam perayaan Hari Jadi Cirebon tahun ini,” ujarnya.

Kepada Semua yang Telah Ngobeng di Hari Jadi ke-653 Cirebon, Terima Kasih!

Menurut Azis, ini adalah contoh sekaligus bukti nyata, bahwa persatuan dan gotong royong adalah jiwa masyarakat Kota Cirebon. Kesuksesan penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan dapat terwujud karena semua pihak bahu-membahu dan melaksanakan perannya secara maksimal. “Terima kasih, sekali lagi saya ucapkan terima kasih,” tegasnya.

Ia menyampaikan, kegiatan ini merupakan sebuah kegiatan yang juga memiliki keselarasan dengan upaya Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam melakukan percepatan pencapaian visi Kota Cirebon.

Kepada Semua yang Telah Ngobeng di Hari Jadi ke-653 Cirebon, Terima Kasih!

“Mewujudkan kualitas sumber daya manusia Kota Cirebon yang berdaya saing, berbudaya, dan unggul di segala bidang,” tuturnya.

Pemda Kota Cirebon, sambung Azis, sepenuhnya meyakini bahwa seni budaya sarat akan pesan pendidikan moral dan budi pekerti. Pada praktiknya, seni budaya mampu memberikan rasa keindahan, ketenteraman, dan kedamaian dalam kehidupan masyarakat.

“Karena itu, saya berkomitmen bahwa apresiasi terhadap seni budaya, terutama di kalangan generasi muda perlu selalu ditingkatkan,” katanya.

Kepada Semua yang Telah Ngobeng di Hari Jadi ke-653 Cirebon, Terima Kasih!

Atas dasar itu, Azis mengajak semua pihak untuk mempertahankan sekaligus melanjutkan persatuan dan gotong royong yang telah dilakukan sejauh ini dalam bentuk kerja-kerja yang lain.

“Pembangunan-pembangunan besar di Kota Cirebon sebagai bagian dari pemulihan pascapandemi, sejatinya juga membutuhkan kesediaan untuk bergotong-royong,” katanya.

Sementara itu, ribuan masyarakat tampak antusias menyaksikan Pagelaran Puncak Tandange Wong Cirebon Ngalap Berkah “Sang Cipta Rasa”. Hadir sebagai bintang tamu, Charli Van Houten yang tampil memukau.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Pawai Pembangunan, Ajang Unjuk Kreativitas dan Program Unggulan Perangkat Daerah

CIREBON – Pawai Pembangunan menjadi salah satu agenda yang menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon. Start dari Jalan Siliwangi tepatnya di depan Balai Kota Cirebon dan berakhir di Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan.

Semua perangkat daerah di lingkungan Pemda Kota Cirebon terlibat di dalamnya. Masing-masing perangkat daerah memamerkan kreativitasnya, sekaligus ekspos layanan maupun program strategisnya.

Pawai Pembangunan, Ajang Unjuk Kreativitas dan Program Unggulan Perangkat Daerah

Selain perangkat daerah, unsur lain seperti organisasi kemasyarakatan hingga partai politik juga turut memeriahkan Pawai Pembangunan yang disaksikan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati beserta jajaran dan unsur Forkopimda itu.

Eti Herawati mengatakan, Pawai Pembangunan menjadi ajang bagi perangkat daerah untuk unjuk program unggulan, di hadapan ribuan pasang mata pejabat pemerintahan dan masyarakat.

“Pawai Pembangunan ini sekaligus sebagai ajang sosialiasi perangkat daerah. Masyarakat akan mengetahui program unggulan di setiap perangkat daerah,” kata Eti.

Pawai Pembangunan, Ajang Unjuk Kreativitas dan Program Unggulan Perangkat Daerah

Selain itu, pawai tersebut juga menjadi ruang untuk saling bersilaturahmi dan memperkuat soliditas antarperangkat daerah. Meski tiap perangkat daerah memiliki tugas dan fungsi berbeda, namun semuanya memiliki tujuan yang sama, yakni menyukseskan visi dan misi Kota Cirebon.

“Kekompakan yang terbangun akan lebih memudahkan menjalankan program yang telah  disusun bersama-sama,” ujarnya.

Pawai Pembangunan, Ajang Unjuk Kreativitas dan Program Unggulan Perangkat Daerah

Eti mengapresiasi kreativitas yang telah dipamerkan dalam Pawai Pembangunan. Apalagi terlihat antusiasme dan semangat para peserta mengikuti pawai.

“Saya apresiasi kerja keras, semangat dan kreativitasnya,” kata Eti.

Kreasi kendaraan hias dari perangkat daerah akan dilombakan. Ia mengungkapkan, kriteria lomba diantaranya kreativitas, kekompakan,  keserasian dan program unggulan yang bermanfaat untuk masyarakat Kota Cirebon.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Pemda Kota Cirebon Perbanyak Kegiatan Kesenian dan Budaya di Ruang Terbuka

CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengaktivasi sejumlah titik untuk kegiatan kepariwisataan. Sehingga kegiatan malam mingguan nanti tidak hanya di depan Balai Kota, namun juga di titik lainnya yang tersebar di Kota Cirebon.

Kepala Bidang Kepariwisataan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon, Drs. Hanry David, usai kegiatan Malem Mingguan ning Balekota, Sabtu (23/7/2022) menjelaskan, kegiatan malem mingguan neng balekota yang sudah berlangsung selama hampir tiga bulan ini merupakan trigger (pemicu) untuk menarik kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon.

“Di sini yang pertama dan nanti tidak hanya disini,” ungkap David.

Saat ini, lanjut David, di Keraton Kasepuhan juga sudah mulai mengikuti kegiatan serupa yang ditampilkan di depan Balai Kota. Bahkan kegiatan di Keraton Kasepuhan dilakukan oleh stakeholder kepariwisataan yaitu Kampung Mandalangan dan Keraton Kasepuhan sendiri.

“Mudah-mudahan ke depannya paling sedikit kita memiliki lima titik,” kata David.

Setiap titik minimal dua minggu sekali bisa menampilkan beragam kesenian dan budaya yang dimiliki Cirebon. Sehingga wisatawan yang datang ke Kota Cirebon dapat menikmati hiburan di sore hingga malam hari.

Dengan memperbanyak kegiatan kesenian dan budaya di berbagai titik, David berharap lama menginap wisatawan ke Kota Cirebon yang sebelumnya hanya satu malam bisa menjadi lebih lama.

“Kita harapkan bisa satu setengah atau bahkan dua malam,” harap David. Selain itu, target kunjungan wisatawan sebanyak 4 juta orang juga diharapkan bisa tercapai tahun ini.

Untuk itu, David berharap masyarakat sebagai pelaku budaya dan kesenian dapat turut serta menambah konten-konten di ruang terbuka untuk menarik kunjungan wisatawan. Setelah semua berjalan David yakin obyek wisata akan terisi.

“Cafe, hotel dan restoran juga dapat lebih percaya diri untuk menampilkan live music,” tutur David.

Sementara itu, pada kegiatan malem mingguan ning balekota pekan ini menampilkan kesenian dan budaya dari kampung Pecinan di Kota Cirebon. Beragam kesenian, mulai dari nyanyian hingga pertunjukkan barongsai dan liong ditampilkan.

Kuliner khas Tionghoa yang biasanya hanya disajikan saat peristiwa tertentu juga disajikan seperti ketan yupeng. Ketan ini sebenarnya diperuntukkan bagi wanita yang baru melahirkan. Semua kuliner yang disajikan juga halal.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah West Java Swimming Championship Series I dan Wijaya Open 2022

CIREBON – West Java Swimming Championship Series I dan Wijaya Open 2022 berlangsung di kolam renang Catherine Surya, komplek Stadion Madya Bima, Kota Cirebon, Jumat (15/7/2022).

Ratusan atlet renang dari berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Bali ikut dalam kejuaraan ini. 

Kejuaraan renang tersebut terdiri dari kelas 1500 meter Freestyle, 800 meter Freestyle, 400 meter Individual Medley, 200 meter Breaststroke, 100 meter Butterfly, 50 meter Freestyle, 50 meter Backstroke 4×100 meter Medley Relay. 

Kelompok umur yang dipertandingkan yakni KU grup V (9 tahun ke bawah), KU grup IV (10-12 tahun), KU grup III (12-13 tahun), KU grup II (14-15 tahun) dan KU grup senior (16 tahun ke atas). Kejuaraan renang diikuti 475 atlet dari 72 klub renang.

Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah West Java Swimming Championship Series I dan Wijaya Open 2022

Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati berharap dengan kejuaraan seperti ini akan muncul banyak talenta muda atlet potensial.  Sehingga terlahir atlet renang muda seperti Catherine Surya di kolam renang ini.

“Ini merupakan tonggak bagi para atlet muda agar mempunyai motivasi yang tinggi untuk terus berlatih guna meraih prestasi maksimal,” kata Eti usai membuka kegiatan ini.

Eti mengaku bangga Kota Cirebon menjadi tuan rumah dalam kejuaraan lomba tingkat Jawa Barat. Hal ini membuktikan Kota Cirebon layak dijadikan tempat untuk kejuaraan tingkat nasional. 

“Sebuah kebanggan bagi Kota Cirebon. Semoga bisa mengadakan kejuaraan yang lain,” ujarnya.

Kota Cirebon Jadi Tuan Rumah West Java Swimming Championship Series I dan Wijaya Open 2022

Ia berpesan kepada para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas saat bertanding. Terlebih setiap atlet membawa nama baik orang tua, klub renang dan daerahnya. 

“Semoga dapat mencetak bibit atlet renang. Dan ingat, junjung tinggi sportivitas,” katanya. 

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon, Drs. Sutikno, A.P., M.Si.,  mengungkapkan, West Java Swimming Championship merupakan even kejuaraan renang tingkat Jawa Barat. Sementara Wijaya Open merupakan kegiatan yang digagas Wijaya Swimming Club. 

“Kami jadikan satu untuk melihat sejauh mana kemampuan atlet renang asal Kota Cirebon,” katanya.

Setelah seluruh kelas selesai dipertandingkan, Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jawa Barat akan melakukan evaluasi. Dengan harapan atlet berprestasi asal Jawa Barat ikut dalam even seperti Pekan Olahraga Daerah (Porda) dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“PRSI Jawa Barat akan seleksi atlet renang berprestasi dari Jawa Barat yang layak dilibatkan dalam even nasional,” katanya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Sambut Hari Jadi ke-653 Cirebon, Nashrudin Azis Ajak Masyarakat Memayu Kota Cirebon

CIREBON – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon dimulai hari ini dengan kegiatan Memayu Kota Cirebon, membersihkan lingkungan Kota Cirebon.

Memayu Kota Cirebon dilakukan untuk memberikan kesan indah, bersih, rapi dan terang saat malam hari. Terlebih saat akan merayakan peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon.

“Ini merupakan syarat agar pariwisata berkembang. Bila kotanya bersih, rapi dan terang saat malam hari maka akan memberikan kenyamanan bagi warga dan wisatawan,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai membuka kegiatan Memayu Kota Cirebon, di depan Balai Kota Cirebon.

Azis menilai, kota yang terjaga kebersihan dan kerapiannya akan memberi kesan sekaligus motivasi bagi wisatawan untuk kembali datang, karena merasa nyaman saat berwisata.

“Semua bertujuan agar menjadi nyaman untuk didatangi serta membuat masyarakat dan wisatawan lebih mencintai Kota Cirebon,” katanya.

Dikatakan Azis, kegiatan Memayu Kota Cirebon melibatkan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemda Kota Cirebon dan unsur masyarakat lainnya.

Menurutnya, sebagai penyelenggara pemerintahan harus menjadi pelopor, contoh dan motivator bagi masyarakat.

“Penyelenggara pemerintahan harus jadi pelopor dan motivator untuk mengajak masyarakat ikut serta dalam kerja bakti secara massal hingga ke tingkat kelurahan dan RT/RW,” tuturnya.

Pihaknya juga berpesan kepada seluruh masyarakat agar menjadikan Hari Jadi ke-653 Cirebon ini sebagai tonggak untuk semakin mencintai Kota Cirebon.

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi ke-653 Cirebon, Kadini, S.Sos., mengatakan, pada kegiatan Memayu Kota Cirebon ini berlangsung serentak hingga ke tingkat RT/RW. Sedangkan di tingkat pemerintahan melibatkan semua jajaran.

“Kegiatan ini diselenggarakan sebanyak tiga kali hingga akhir bulan ini. Dilakukan di setiap Jumat pagi,” katanya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Peringatan Hari Jadi ke-653: Cirebon Ngobeng Yuh

CIREBON – Rangkaian agenda peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon akan dimulai sejak 15 Juli 2022 hingga 31 Juli 2022. Mengusung tema ‘Cirebon Ngobeng Yuh’, peringatan Hari Jadi pada tahun ini akan melibatkan masyarakat Kota Cirebon secara luas.

“Kota Cirebon akan melaksanakan hajatan, yaitu memperingati Hari Jadi ke-653 Cirebon. Rangkaian kegiatannya selama dua minggu, 15-31 Juli 2022. Puncak malam syukurannya 31 Juli atau malam Senin,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sesi jumpa pers di rumah dinasnya.

Azis menjelaskan, rangkaian agenda peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon tetap mengusung aspek lokalitas atau tradisional, religius, tapi dengan mengombinasikan aspek modernitasnya. Bahkan turut melibatkan para pihak dari luar Cirebon.

Peringatan Hari Jadi ke-653: Cirebon Ngobeng Yuh

“Contoh, pagelaran budaya nusantara, kita akan mengundang duta kesenian dari daerah lain, seperti Bali, Yogyakarta, dan lainnya. Termasuk dari Ciayumajakuning dan daerah lain di Jawa Barat,” jelas Azis. Ada pula even lari maraton 10 kilometer.

Pihak panitia pelaksana, sambung Azis, telah menyiapkan perencanaan matang. Salah satunya perangkat promosi dan publikasi. Lokasi pelaksanaan rangkaian agenda peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon pun tidak hanya terpusat di tengah kota.

“Tapi kita sebar. Seperti, pagelaran wayang golek di lapangan Kesambi Dalam, Cirebon Bersalawat di Kebonpelok Harjamjukti, Kreasi Pelajar di Gedung Negara, Pentas Budaya Nusabtara di Alun-alun Kasepuhan, dan lainnya,” tutur Azis.

Peringatan Hari Jadi ke-653: Cirebon Ngobeng Yuh

Dikatakan Azis, pihaknya juga melibatkan masyarakat luas di Kota Cirebon dalam agenda Cirebon Memayu. Maksudnya, jika peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon dianalogikan hajatan, maka perlu bersih-bersih lingkungan sebelum pelaksanaan atau memayu.

“Semua masyarakat akan terlibat dalam Cirebon Memayu. Tujuannya untuk membuat Kota Cirebon menjadi tempat yang lebih rapi, cantik, dan tertib. Bisa seperti kerja bakti massal dan mempercantik lingkungan,” katanya.

Oleh karena pelibatan banyak pihak dalam momen hajatan ini, sambung Azis, maka diharapkan semua pihak dapat menyukseskannya atau dalam bahasa Cirebon dikenal dengan istilah ngobeng. “Makanya tagline-nya Cirebon Ngobeng Yuh,” katanya.

Peringatan Hari Jadi ke-653: Cirebon Ngobeng Yuh

Senada disampaikan Ketua Pelaksana Peringatan Hari Jadi ke-653 Cirebon dan Peringatan Kemerdekaan RI 17 Agustus 2022, Kadini, S.Sos. Ada beberapa hal yang berbeda dalam peringatan Hari Jadi Cirebon pada tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Seperti, setelah salat Ashar di Masjid Agung Sang Cipta Rasa, menuju komplek Makam Sunan Gunung Jati dengan jalan kaki dalam gelaran kirab,” katanya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

DKUKMPP Buka Workshop Membatik untuk Masyarakat

CIREBON – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon membuka workshop membatik kepada masyarakat umum, di ruang Potret Kita (Pojok Kreatif Asah Talenta) Kantor DKUKMPP.

Kepala DKUKMPP Kota Cirebon, Iing Daiman, S.IP., M.Si., menjelaskan, kegiatan ini bermaksud untuk membuka kegiatan selama libur sekolah atau waktu senggang.

DKUKMPP Buka Workshop Membatik untuk Masyarakat

“Workshop ini menggandeng perajin batik yang ada di Kota Cirebon, salah satunya perajin batik Barokah Jaya Batik Kriyan dengan pemiliknya yaitu Eulis Komariyah,” kata Iing.

Iing berharap, workshop ini menjadi daya tarik bagi masyarakat Kota Cirebon untuk bisa lebih mencintai kearifan lokal, salah satunya batik yang merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan.

“Bagi kalangan milenial, ini menjadi aktivitas baru atau kegiatan mengisi liburan sekolah. Selain berkumpul dengan keluarga atau teman,” katanya.

DKUKMPP Buka Workshop Membatik untuk Masyarakat

Kegiatan rutin yang sudah berjalan sejak awal 2022 ini, kata Iing, mendapat respons baik dari masyarakat. Bahkan mendapat dukungan dari berbagai pihak.

“Kami bersyukur mendapat respons baik. Makanya kita rencanakan tidak hanya membatik, tetapi ada melukis, membuat cinderamata, pembuatan kue, sampai teknik make up,” jelasnya.

 

DKUKMPP Buka Workshop Membatik untuk Masyarakat

Salah seorang pelajar yang ikut serta workshop, Naila Amanatul Maula mengaku senang, karena bisa ikut membatik selagi sekolah belum aktif belajar mengajar.

“Seneng bisa ikut, karena bisa mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif. Selain mendapat pengalaman baru, kita juga bisa mendapat teman baru,” kata pelajar SMAN 2 Kota Cirebon itu.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

Hadirkan Virtual Account Online, Pemda Kota Cirebon Mudahkan Pembayaran Pajak

CIREBON – Pemda Kota Cirebon memberikan kemudahan kepada Wajib Pajak (WP). Kini WP bisa membayar pajak melalui virtual account yang disediakan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD). 

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., mengatakan, WP kini bisa cukup melalui virtual account dalam pembayaran pajak. Inovasi ini semata-mata demi memberikan kemudahan bagi WP menunaikan pajak.

“Pembayaran pajak bisa dilakukan dimana pun, kapan pun dan di bank mana pun,” kata Azis usai peluncuran virtual account online, di Hotel Prima.

Hadirkan Virtual Account Online, Pemda Kota Cirebon Mudahkan Pembayaran Pajak

Virtual account online, dikatakan Azis, merupakan bagian dari kebijakan Pemda Kota Cirebon menuju smart city. Dengan harapan, pengelolaan pajak daerah dapat berbasis teknologi yang andal dan transparan. 

“Virtual account merupakan salah satu implementasi dari program smart city Kota Cirebon,” ujarnya.

Guna mendukung transparansi dalam pengelolaan pajak daerah, BPKPD telah menyediakan website dan aplikasi. WP bisa memantau informasi pembayaran pajak daerah secara real time dan transparan.

Hadirkan Virtual Account Online, Pemda Kota Cirebon Mudahkan Pembayaran Pajak

“Kami meminta masyarakat sama-sama melihat apakah pajak yang dibayarkan sudah sesuai atau tidak dengan yang ada di info pajak,” tuturnya.

Pemberlakuan virtual account bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Azis menambahkan, pajak yang dibayarkan oleh WP akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk program pembangunan pemerintah. 

“Selama ini, fasilitas publik yang dinikmati berasal dari pembayaran pajak. Oleh sebab itu kami mengajak WP membayar pajak secara taat dan tepat waktu,” tuturnya.

Hadirkan Virtual Account Online, Pemda Kota Cirebon Mudahkan Pembayaran Pajak

Di tempat yang sama, Kepala BPKPD Kota Cirebon, Syaroni, ATD., M.T., meminta program ini didukung seluruh WP dan instansi terkait. Sebab, optimalisasi PAD bukan hanya tanggung jawab BPKPD, namun seluruh elemen masyarakat. 

“Kami mengajak bersama-sama mengoptimalkan penerimaan PAD melalui virtual account online,” katanya.

Pihaknya juga berterima kasih kepada BJB Cabang Cirebon dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon yang telah berkolaborasi dan bekerja sama dengan baik. Khususnya dalam mengembangkan fitur-fitur pelayanan pembayaran pajak daerah di Kota Cirebon.

Hadirkan Virtual Account Online, Pemda Kota Cirebon Mudahkan Pembayaran Pajak

“Semoga hasil kolaborasi ini dapat terus meningkat di tahun-tahun mendatang dan  menjadi inovasi terdepan dalam pembayaran pajak daerah berbasis digital,” tuturnya.

Selain launching virtual account, BPKPD juga membuka layanan Tax Gathering dan memberikan penghargaan bagi perangkat daerah dan WP berprestasi di Kota Cirebon.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/