Cirebon Siaga 112, Satu Nomor Untuk Semua Kejadian Kedaruratan

Layanan 112 selalu siap menerima laporan kedaruratan. Dari layanan 112, kejadian kedaruratan segera disampaikan ke instansi yang berwenang.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Informasi Publik (PIP) Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Uung Taryumi, S.Sos., menjelaskan layanan kedaruratan 112 memiliki sejumlah personil yang dibagi dalam beberapa shift. “Sehari dibagi menjadi 3 shift,” ungkap Uung, Jumat, 11 Juni 2021. Masing-masing shift dijaga oleh 3 orang. “Layanan Call Center 112 siaga selama 24 jam,” ungkap Uung.

Untuk itu, Uung meminta kepada siapa pun yang melihat kejadian kedaruratan bisa segera menelpon 112. “Bisa ditelpon dari telepon selular sekalipun tidak memiliki pulsa,” tegas Uung. Seperti kejadian hari ini, yaitu tumpahnya oli dari sebuah kendaraan berat di persimpangan Jalan Pemuda, Kota Cirebon. “Pagi tadi layanan 112 mendapat laporan dari petugas pemadam kebakaran mengenai kecelakan yang terjadi akibat tumpahan oli dari kendaraan forklift yang melintas di jalan dan menimbulkan kemacetan,” ungkap Uung.

Usai menerima laporan, PSC 119 segera dihubungi dikarenakan adanya laporan kecelakaan lalu lintas akibat kejadian tersebut. “Jalan yang licin menyebabkan 4 orang menjadi korban, 3 luka ringan dan 1 orang sesak nafas,” ungkap Uung. Namun semua korban berhasil ditangani dengan pertolongan cepat dari PSC 119.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian, Pemadaman dan Penyelamatan Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon, Ahmad Wahyudi, menjelaskan, pihaknya mendapat laporan kejadian dari anggota Korem 063/SGJ sekitar pukul 07.00. “Kami langsung lakukan pembersihan jalan menggunakan liquid foam, dan lalu lintas berjalan dengan normal kembali sekitar pukul 08.15.”.  

Layanan kedaruratan Cirebon Siaga 112 merupakan bentuk peningkatan kualitas pelayanan dari Pemda Kota Cirebon kepada masyarakat. Seluruh unsur bersinergi dalam layanan ini, baik Perangkat Daerah, Kepolisian, TNI, dan stakeholder terkait lainnya. Dengan layanan kedaruratan Cirebon Siaga 112, maka masyarakat tidak perlu mengingat banyak nomor jika ingin melaporkan kejadian kedaruratan. “Cukup satu nomor, yaitu 112,” ungkap Uung.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).