CIREBON—Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon Jawa Barat meraih penghargaan maturitas untuk penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Level 3 dengan skor 3.00. Salah satu aspek yang mendongkrak poin penilaian ini adalah progam smart city yang telah dirancang dengan baik.

Penyerahan penghargaan Maturitas SPIP Level 2 diserahkan oleh Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Jabar, H. Mulyana AK kepada Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis SH. Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis SH., mengku bangga atas prestasi yang diraih berkat kerja keras jajarannya dan berharap kinerjanya lebih ditingkatkan lagi agar bisa mencapai penilaian maksimal yaitu penghargaan maturitas SPIP Level 5. “Penghargaan level 3 baru pada tahap desian program, maka kami ingin dalam implementasi program juga mendapat nilai yang maksimal,” katanya, Jumat (28/08/2020).

Azis meminta kepada Sekretariat Daerah (Sekda) yang berkoordinasi dengan Inspektorat Kota Cirebon untuk menata dan membina bagian program di masing-masing SKPD agar seluruh program yang akan dilaksanakan sesuai dengan aturan atau SPIP. “Harapan kami desain program dan kegiatan Pemda Kota Cirebon sesuai SPIP begitu juga dengan kontrol pelaksanaan programnya,” tuturnya.

Pada saat yang sama, Kepala Inspektorat Kota Cirebon, Drs. H. Asep Dedi M. Si., mengungkapkan peraihan penghargaan maturitas SPIP Level 3 merupakan prestasi yang membanggakan sebab program atau kegiatan yang dijalankan tiap SKPD mulai bagus dan sesuai koridor aturan. “Harapannya semua program Pemda Kota Cirebon berjalan baik dan segala resiko yang ada dalam pelaksanaan bisa diminimalisir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKP Jabar, H. Mulyana AK mejelaskan ada 27 kota dan kabupaten di Jabar dan baru 18 daerah yang meraih penghargaan Maturitas SPIP Level 3 salah satunya adalah Pemda Kota Cirebon. “Pemda Kota Cirebon berhasil melakukan akselerasi SPIP dari level 1 pada tahun 2019 dan pada 2020 sudah berhasil mencapai level 3,” jelasnya.

Mulyana menambahkan salah satu pertimbangan dalam penilaian SPIP Pemda Kota Cirebon adalah deklarasi program smart city yang telah dirancang dengan baik dan diharapkan dalam implementasi program tersebut juga berjalan baik. “Kami mendorong tiap daerah dalam menjalankan program sesuai SPIP, berjalan efektif, efisien dan pelaporan keuangannya handal,” tambahnya.

Mulyana menyarankan agar Pemda Kota Cirebon membenahi masalah pengelolaan keuangan dan inventarisir aset baik aset tidak bergerak ataupun aset berupa hak tagih pajak bumi dan bangunan (PBB). “Pemda Kota Cirebon harus memastikan lagi apakah aset seperti tanah sudah dipasang pasak, serta tunggakan-tunggakan pembayaran PBB,” pungkasnya.

Sumber : http://www.cirebonkota.go.id/

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).