CIREBON-Rangkaian kegiatan Cirebon City Festival (C’Fest) bakal ditutup dengan kegiatan Cirebon XPose, Sabtu-Minggu (2-3/3). Person in Charge (PIC) C’Fest, Iing Daiman,Sip.,MSi membantah Cirebon XPose adalah agenda event organizer (EO).

“Rangkaian C’Fest sudah terencana. Sudah ada dalam RKA (Rencana Kegiatan Anggaran),” ujar Iing kepada Radar Cirebon, Kamis (28/2).

Iing menjelaskan, agenda Cirebon XPose tidak ada kaitannya dengan Sound of Sunyaragi. Dan tidak terpengaruh oleh pelaksanaan Sound Of Sunyaragi. Untuk C’Fest ini, sudah ada alokasinya di APBD. Tepatnya di RKA Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP).

Agenda ini persiapannya sudah 95%. Dalam Cirebon XPose akan ada booth UMKM yang mengikuti pameran.
Termasuk di dalamnya, ada booth layanan mobile seperti Samsat, Kepolisian, Citros, BPJS dan Cirebon Siaga 112.
Ada juga booth Bandara Internasional Kertajati (BIJB), Pegadaian yang juga memiliki program menukar sampah dengan emas. Acara juga diisi dengan penampilan seniman dan budayawan Cirebon. Ada penampilan tari tangan seribu dan juga drama musikal, serta pada tanggal 3 Maret ada Cirebon Creative Fashion Carnival.
Wakil Walikota Cirebon Dra. Hj Eti Herawati menyebutkan acara Cirebon XPose ini merupakan acara yang diharapkan dapat berkontribusi pada pariwisata Cirebon. Ia juga menekankan Sound Of Sunyaragi dan Cirebon Festival adalah dua hal berbeda. Sehingga event Sound of Sunyaragi tak membuat C’Fest kehilangan daya tarik.
Eti pun kembali menekankan bahwa tidak ada memorandum of understanding (MoU) antara pemkot dengan Foris International Event Organizer. Adapun keterlibatan EO sebatas menambah konten acara di C’Fest.

Sumber : http://radarcirebon.com

There are no comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).